Berapa Sih Harga Waktu Papah - lapaklarismanis

Berapa Sih Harga Waktu Papah

1 tahun yang lalu    

Seperti biasa Koko, Karyawan  di sebuah Badan Usaha Milik Negara  terkemuka di Indonesia, tiba di rumahnya kembali, pada Jumat Malam.

motivasi bisnis online

Tak seperti biasanya, Syafran, putra bungsunya  yang baru sekolah  di kelas tiga  SD dengan sangat ceria  membukakan pintu rumah. Ia tampaknya telah  menunggu cukup lama.

”Kenapa,belum tidur?” tegur  Koko sambil memeluk dan mencium anak bungsunya. Biasanya, Syafran memang sudah tertidur  ketika ia balik dari tempat kerjanya  dan baru terbangun  pada keesokan paginya..

motivasi bisnis online

Sembari membuntuti sang Papah  menuju ruang keluarga, Syahfran  menjawab,
“Aku nunggungin  Ayah pulang dari kemarin. Sebab aku ingin  Tanya, berapa sih gaji Papah?”
“Looh, tumben, nanya-nanya gaji Papah? Pasti mau minta uang untuk beli mainan , yah…?”
“Enggak…. Ah…. Ingin tau  aja Papah.”
“Oks Mi. Kamu bisa hitung sendiri nah. Tiap  hari Papah bekerja sekitar 8 (delapan) jam dan dibayar Rp 100.000,-. / Jam
Dalam   setiap bulannya  kalau dihitung rata-rata 22 hari kerja.
Jadi, gaji Papah  dalam 1 (satu) bulan berapa yach, hayo tebak?”

Syahfran  berlari-lari kecil  memungut kertas dan penanya dari meja belajar,
sementara Papahnya melepas sepatu, melepas penat karena baru datang dari daerah tempat kerjanya  dan menyetal  televisi.

motivasi bisnis online

Ketika Koko beranjak menuju kamar utk  berganti baju, Syafran berlari
mengikutinya.
“Jadi  satu hari ayah dibayar Rp 800.000,- untuk 08 (Delapan) jam, berarti satu
Bulan  Papah  digaji hmhmhmhm…..,” sambil tersenyum.

“Wah, jago   kamu. Udah, sekarang cuci kaki lap badan, terus  bobok,” perintah Koko.

Tetapi Syahfran tak beranjak.
Sambil melihat  papahnya berganti pakaian, Syahfran  kembali bertanya,

“Papah, aku bisa pinjam uang Rp50.000,- nggak?”

“Sudah, gak…. usah macam-macam lagi. Untuk  apa minta uang sebanyak itu malam-malam begini? Papah capek  dan mau mandi dulu.  Tidurlah Nak.”

“Tapi, Papah …” Kesabaran Koko habis.
“Papah  bilang tidur!” hardiknya cukup keras  mengejutkan Syafran.
Sepontan anak kecil itu pun berbalik arah menuju kamarnya.

motivasi bisnis online

Usai mandi, Koko  nampak menyesali perbuatannya. Ia pun menengok Syahfran di
kamar tidurnya.
Anak lelaki kesayangannya itu belum juga tidur.

Didapatinya sedang sesegukan pelan sambil menggenggam  uang Rp 50.000,-  satu lembar ditangannya.

motivasi bisnis online

Sambil menemani berbaring dan mengelus kepala anak  kecil itu, Koko pun berkata

“Maafkan Papah, Nak. Papah  sayang sama Syafran . Untuk  apa sih minta duit
Udah malam  begini? Kalau ingin  beli mainan, besok juga  bisa. Jangankan Rp
50.000,- lebih dari itu pun Papah kasih.”

“Papah, aku nggak minta uang kok. Aku pinjam. Nanti juga  aku kembalikan andaikan sudah nabung  lagi dari uang jajan, dari Nenek  janji minggu depan juga sudah terkumpul.”


“Iya,iya,  Papah ngerti tetapi buat apa?” tanya Koko  lembut.
“Aku menunggu Papah  dari kemarin. Aku mau ajak Papah ke Sekolah Hari Senin lihat Syahfran tampil lomba menyanyi bersama teman-teman. Satu jam  saja. Mamah  sering bilang kalau Senin Papah sudah berada kembali di Tempat Kerja. Jadi, Syahfran mau beli waktu Papah.

Aku membuka tabunganku, ada Rp 50.000,-.
Akan tetapi  karena Papah  bilang satu jam Papah  dibayar Rp 100.000,-
Maka Syahfran  mau bayar ke Bosnya Papah.
Uang  tabunganku kurang,  Cuma Rp 50.000,-.
Makanya Syahfran  mau pinjam dari Papah ,” kata anak itu  polos.

Koko  terdiam. Dia  kehilangan kata-kata.
Didekapnya  anak  kecil itu erat-erat sambil menitikan tetesan air mata.

motivasi usaha online

Saya tak mengetahuinya   apakah cerita  di atas fiktif ataukah kisah nyata.
Tetapi saya tau, kebanyakan anak-anak yang terpisah dengan Papah yang kebetulan dinas di luar kota dan jarang berkumpul dengan mereka,   memang sangat merindukan saat-saat bercengkerama dengan Papah  mereka. Saat dimana anak-anak itu  tidak merasakan kehadiran sosok seorang figure Bapak.

Mereka tidak selalu butuh mainan dan  uang dari Papahnya. Mereka mau lebih dari itu.
Mereka mau merasakan sentuhan rasa  kasih-sayang Papah  dan Mamahnya.

motivasi usaha online

Pertanyaan Apakah hal tersebut  berlebihan?

Sebagian besar baik pria dan wanita karier yang nampaknya menikmati pekerjaannya, diam-diam menangis di  dalam hatinya,  ketika anak-anak mereka jauh lebih dekat dengan misalnya suster, driver, atau  asisten rumah tangga  daripada orang tua  kandung mereka sendiri.

Seorang wanita muda yang memangku  posisi cukup bagus di  sebuah bank, menangis pilu seketika mengisahkan bagaimana anaknya yang menderita sakit demam tinggi tidak  mau dipeluk orang tuanya, akan tetapi menjerit-jerit  memanggil nama pembantu mereka yang sedang pulang kampung.

motivasi bisnis online

Karena itu Anak adalah karunia  terindah yang  sekaligus titipan (amanah) yang Allah antarkan kepada tiap orang tua. Oleh sebab  itu orang tua sepatutnya  memperhatikan kebutuhan serta  tumbuh kembang  anak-anaknya, agar anak-anal itu tumbuh menjadi anak yang kokoh , baik jasmani maupun rohaninya , serta barakhlaqul karimah dan  memiliki intelegensi yang tinggi.

motivasi bisnis online
 
Anak yang shalih adalah salah satu bentuk investasi akhirat kita.

motivasi usaha online
Anda boleh share jika artikel ini bermanfaat  !




Komentar Artikel "Berapa Sih Harga Waktu Papah "