Persepsi Ilmu Sensational Sale - lapaklarismanis

Persepsi Ilmu Sensational Sale

2 tahun yang lalu    

Persepsi ilmu selling dalam usaha online maupun usaha offline

Saat belajar mengenai  ilmu selling, utamanya yang membahas mengenai  "Sensational Sale” (penawaran GEGER), ada yang kurang berkenan di dalam  hati saya.

Saya pribadi  tidak  tega untuk mempraktekkannya cara tersebut dalam menjalankan usaha online

(contoh usaha online klik lapaklarismanis.com)  

itu sendiri. Disebabkan   prinsip saya  menjalankan usaha online ini, menghindari sebisa mungkin untuk  mengecewakan calon konsumen. Saya sebisa mungkin  memelihara  index kepuasan konsumen diatas angka 90% (Sembilan Puluh Persen) dengan rumus.

Harga (yang konsumen bayar) = Value (yang konsumen diharapkan atau dijanjikan)

Dengan melakukan cara  penawaran yang menghebohkan baik itu di usaha online atau usaha  lainnya  dapat  menaikkan harapan dari calon konsumen akan produk itu. Ketika konsumen diperhadapan pada kenyataan  memperoleh produk anda yang   lebih rendah dari apa yang dijanjikan, maka pembeli akan kecewa.

Penawaran menghebohkan saat ini   sedang popular dan diajarkan oleh beberapa motivator  ternama saat ini.

Motodenya  adalah:

  • Menyampaikan penawaran yang sensasional, dengan menawarkan segudang manfaat.
  • Melakukan break-downbiaya menjadi samar dari satu produk atau jasa baik di usaha online maupun tidak  sehingga kelihatan besar.
  • Memberikan penawaraan potongan harga yang kelihatan  kontras. 
  • Menyematkan bonusyang (terlihat) banyak serta  gede (value-nya).

Sehingga takala melihat  penawaran tersebut, seolah-olah harga yang dibayarkan konsumen menjelma menjadi murah. Hal itu memang terbukti ampuh dalam  mendongkrak konversi penjualan produk.

Kenapa metode  tersebut menjadi popular ?

Ya…. Disebabkan  bisa mengangkat penjualan dengan instan, tanpa susah susah  membangun kredibilitas.

Akan tetapi yang menjadi pertanyaan apakah dalam menjalankan usaha online maupun offline,  metode tersebut akan dapat berlaku  sepanjang masa. Saya sendiri adalah salah satu  dari konsumen yang tidak tertarik dengan menggunakan metode seperti itu.

Lantas kenapa hal tersebut tidak akan pernah lagi kami lakukan dalam menjalankan usaha online ini?

Karena saya melihat dan mempelajari  banyak orang orang yang sama sekali    tidak  mengandalkan metode itu akan tetapi produknya  selalu laris-manis. Contoh usaha online yang tidak menggunakan metode itu seperti perusahaan google dengan produk google addwordnya dan perusahaan   facebook dengan produk  facebook addsennya.

Saya sering  mengamati mereka yang melakukan  metode tersebut, reputasinya cepat naik dan  cepat pula  memudar, karena di saat pembeli mulai menyadari  telah 'dikecapi' maka dia tidak akan pernah tertarik lagi dengan produk  usaha online yang kita bangun. Terlebih lagi dengan datangnya produk pembanding dari  pesaing lain  yang kenyataan  jauh  lebih baik penawarnya.

Kalau kita memaksakan diri untuk  memilih  terkenal  dan mencari  rejeki instan di usaha online ataupun konvesional tersebut, cara yang  dapat  Anda tempuh  kuncinya: 

  • Abaikan Rasa Anda. Tidak perlu memikirkan orang lain yang akan kecewa dengan produk yang ditawarkan akan tetapi tidak sesuai dengan janji (yang sifatnya  muluk-muluk ).
  • Jangan terlalu berharap banyak mereka akan menjadi pelanggan sepanjang masa.
  • Terus mencari konsumen yang baru karena konsumen lama tidak akan menjadi pelanggan kita lagi.

Kami pernah mendapatkan ilmu yang berbeda dari  salah satu motivator lain, yang kebenaran juga menjadi inspirasi saya, beliau adalah Viktor Chen , Master Trainer NLP yang telah mendapatkan sertifikasi langsung dari ke-2 (dua)  pendiri NLP, yaitu John Grinder serta  Richard Bandler. Beliau sampai sekarang masih mengisi seminar-seminar yang diadakan di Indonesia serta mengadakan seminar 3 (tiga) hari 2 (dua) malam dengan metode (Born Success to Seminar / Lahir Kembali).

Terakhir kali membaca iklan beliau di koran, sekitar 2-3 tahun silam. Setelah itu tidak pernah terlihat  mengiklan kembali. Materi Iklannya pun biasa saja tanpa adanya hiperbola berlebihan, hanya menuturkan benefit  serta outline materi, tanpa kalimat yang  berlebihan. Saya kurang lebih 10 tahun lalu mengikuti seminar beliau (Born Success to Seminar)  karena refrensi dari Bapak Irwin Zhulian dan satu tahun kemudian saya menyelenggarakan seminar tersebut di Kota Makassar pesetanya sangat luar biasa.

Sekarang setiap melaksanakan  pelatihan tersebut, informasinya hanya melalui  SMS, Whatssapp dan email ke alumni. Born Success, kelasnya tetap dipenuhi oleh peserta.

Dari pembelajaran itu yang menjadi catatan kita:

Dalam mendapatkan reputasi perlu dicipta dan dibangun dengan memerlukan  waktu yang tidak sebentar  untuk mencapai apa yang kita harapkan yang terpenting dapat selalu  memberikan kebaikan dalam setiap penawaran produk kita apa adanya dengan demikian  harumnya akan tercium sepanjang masa.

Pilihan dari  diri Anda yang akan dikenal menjadi  orang yang menyebarkan manfaat atau orang yang gemar memanfaatkan?

Benang  merahnya  dari Sales yang membesar-besarkan  dengan yang tidak ialah  loyalitas.

Akankah para konsumen ingin  membeli kembali produk  tanpa bualan Anda selanjutnya?

Apakah konsumen selanjutnya  adalah klien lama atau pembeli-pembeli baru?

Andaikata produk baru Anda dinanti-nanti oleh costumer (lama), tidak menghiraukan  dalam bentuk  apa sales letter-nya, itulah yang dikatakan loyalitas. 

Karena Branding  suatu produk atau seseorang, bukan dari banyaknya  penjualan disaat itu, akan tapi dari angka repeat order atau kembalinya pelanggan itu membeli produk usaha online kita.

Hal tersebut  yang menggerakan  saya dan   tim lapaklarismanis.com untuk tidak melakukan potongan harga besar-besaran atau Sensational Offer untuk menjual berbagi macam produk pada usaha online itu.

Saya berkata pada team, "Jikalau mereka percaya akan kualitas barang kami, biarkan mereka melakukan pembelian  produk berikutnya tanpa bujukan”.

Bagaimana halnya  dengan pembeli baru?

Kita cukup berikan informasi apa adanya, tentu dengan urutan  copywriting yang benar. Biarkan mereka mendengar atau mencari  testimony/konfirmasi dari konsumen puas lainnya. Testimoni/Konfirmasi (spontan) bisa dimasukkan, akan tetapi tidak editan atau diminta.

"Copywriting bukanlah suatu seni untuk  mengelabui orang, akan tetapi bagaimana caranya menyampaikan informasi sehingga mudah untuk dimengerti pagi calon pembeli, sejelas-jelasnya”

Kualitas pribadi Anda akan dilihat dan didengar oleh mereka, jauh sebelum Kita bertemu dengan mereka.

Itulah yang dinamakan  KREDIBILITAS

Bisnis Usaha Online maupun Konvensional seperti halnya ikut pertandingan lari marathon atau lari lintas alam, jangan menghabiskan didepan 'energi' Anda untuk meraih kemenangan jarak dekat karena jarak masih panjang.

 

Demikian Sharing ini semoga dapat bermanfaat bagi kita.

Anda boleh share jika artikel ini bermanfaat !

Untuk produk keren lainnya

(Klik disini contoh Produk Online)

yang berhubungan dengan usaha online

Dapat langsung klik.....

lapaklarismanis.com  (Harga Menarik)

 

 

 

 




Komentar Artikel "Persepsi Ilmu Sensational Sale"